Selasa, 23 Februari 2016 0 komentar

Pesakitan!

waktu,
tak berujung,tak bermula
waktu,
memberi tahu kisah kita
kisah yang telah terjalin lama
namun sayang,
ingat saat-saat kita bersapa?
tegur,canda dan tawa..
mungkin kini hilang
rekah..
datanglah kembali padaku
aku pesakitan!
Selasa, 11 Agustus 2015 0 komentar

Sajak Yang Usang

malam ini ..
sunyi merasuki sepi..
hanya bayangmu yang nampak di pilah gorden usang ini ..
sedikit gila tampaknya ,
namun beribu makna
melepas isak ,tak bernoda  ..


maaf,tak seperti dahulu
ribuan candaan mendayu - dayu ,
mengisi perkataan dengan bahasa kelabu ..
kini ,kesibukan merajai tubuh !
melukai perasaan amat terpadu ..
kefeodalan kita berlalu  



Jumat, 07 Agustus 2015 0 komentar

Putus

Terkuak kisah kehidupan
mengikat tali bersimpul antar perasaan ..
hampir terayunkan kata tersemat,
tetapi merekah,lalu pudar ...
menghempasku ke tepi realistisnya percintaan .

Senin, 03 Agustus 2015 0 komentar

Jeritan Bawahanku

aku terkejar bayang-bayang samar
berusaha hindarkan muka dari muka - muka hina
telusuri cakrawala ,entah kemana
teriakku " tolong" !
suara gemuruhku bahkan kalahkan tajamnya sapaan gemuruh ombak meranggutkan dewi malam.
tetapi ,
tak satupun mendengar ..

injak aku wahai purnama !
biarkan darah ini mengalir,
mengalir sampai telaga tujuan
yang penuh dengan ratapan
bahawan dengan atasan .
Sabtu, 01 Agustus 2015 0 komentar

Engkau Sang Penolak Cinta

Engkau tolak,daku tenggelam,
Tenggelam dalam dasar lautan penuh ironi
menggelepar,terhempas gelombang penuh amarah
udara yang mengepul hingga kelabu
Selamatkan daku jika kau sempat,
Sematkan kata "Aku masih mencintaimu" dalam penyesalan.
0 komentar

Haus

Pagi memaksaku tuk lenyapkan kisah mimpi
Bak gemuruh menembus tajamnya dingin

Pagi itu langit masih bercadar
Burung - burung bersenandung menyisir dunia,
Mendengkur pula...

Menyambung awan - awan,bertangkai hujan
Tangkai yang semakin memanjang,lalu dicurahkan

Membuat semangat daku,
Tuk lanjutkan perjalanan menerkam ilmu.
Rabu, 22 Juli 2015 0 komentar

Pilih yang mana ?

Terlihat segenggam roti yang beraroma pekat
mengundang para semut untuk mendekat
membentuk sebuah lakon
barisan yang berbentuk larik

terlontarkan sebuah pertanyaan,
 kau ingin mengambil bagian seperti apa?
ya .. pertanyaan yang memang terdengar konyol bagi seekor semut ..
"aku ingin mengambil bagian yang sempurna "
semut - semut menelan sunyi,heran ..
"maaf,maksudku bagian dalamnya yang sempurna "
mengapa ?
"karena aku benci yang terbusuk "
 
;